
PERNAHKAH terpikir oleh Anda membawa suasana warung nasi ke dalam rumah? Inspirasi ini diwujudkan pada ruang makan ini. Tampilannya sederhana, namun cukup unik.
Suasana yang hadir di ruang makan ini sama sekali tidak formal. Persis seperti di warung nasi. Meja dan kursi makan terbuat dari kayu solid. Guratan-guratan kayunya membuat furnitur tampil alami. Furnitur menggunakan finishing wax (semir kayu).
Desain meja sangat sederhana. Terdiri dari sebuah papan berukuran 180cmx90cm, sebagai table top. Disangga dua buah papan setinggi 75cm. Sedangkan kursinya dibuat memanjang tanpa sandaran. Makan di ruang makan ini, Anda bisa sambil mengangkat kaki.
Masih ada yang menarik. Lihat lantainya. Lantai ruang makan yang bersatu dengan pantry ini tidak menggunakan keramik. Melainkan menggunakan semen yang diaci halus. Semen yang digunakan adalah semen khusus untuk lantai.
Tampilan ruangan serba kayu membawa “keakraban”. Anda bisa makan bersama teman-teman Anda di sini. Suasana hangat dan tidak formal tentu membuat Anda dan teman-teman Anda semakin nyaman. Seperti di warung nasi, Anda bisa makan sambil berbincang-bincang.
Penulis: Anissa
Foto: Adrian Mulja
Lokasi: Rumah Era dan Joko, Cipete, Jakarta Selatan

