Penjualan kawasan industri diprediksi turun

Posted at October 22nd, 2008 by admin

JAKARTA (bisnis.com): Penjualan kawasan industri di Jakarta dan sekitarnya diperkirakan menurun 10%-20% dalam setahun ke depan akibat krisis global yang mendorong perusahaan menunda investasi dan rencana bisnisnya.

Anton Sitorus, Senior Manager Research Jones Lang LaSalle, perusahaan konsultan properti, mengemukakan sektor properti pertama yang terkena dampak krisis global secara langsung adalah penjualan lahan di kawasan industri karena berkaitan dengan kegiatan produksi perusahaan.

“Penjualan kawasan industri berpotensi turun hingga 20% akibat pelambatan ekspor ke Eropa dan Amerika yang akan mendorong perusahaan menahan ekspansi,” katanya kepada Bisnis baru-baru ini.

Dia mengemukakan penjualan lahan di sejumlah kawasan industri di Indonesia didominasi oleh perusahaan otomotif dan kimia. Kedua sektor industri itu diperkirakan terkena dampak krisis global karena mempunyai pasar ekspor yang cukup luas.

Berdasarkan catatan Bisnis, penjualan lahan industri pada semester I/2008 mencapai 75% dengan penyerapan lahan seluas 112,58 hektare. Angka tersebut tertinggi dalam dua tahun terakhir. Hingga semester I/2008 pasokan kumulatif lahan kawasan industri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Serang relatif stabil seluas 7.549,4 ha.

Pasokan lahan baru di kawasan industri Jakarta dan sekitarnya pada semester pertama itu hanya 3 hektare turun drastis dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 240 ha. Pasokan lahan baru itu berasal dari BSD Techno Park. (tw)

Sumber: Bisnis Indonesia

Leave a Reply