JAKARTA (bisnis.com): Kalangan pengembang properti nasional masih menunggu kebijakan lanjutan pemerintah dalam menghadapi krisis global sebelum mengevaluasi rencana bisnis yang sudah ditetapkan sejak awal tahun.
Direktur PT Ciputra Property Tbk Artadinata Djangkar mengatakan masih mencermati dampak krisis global terhadap industri properti. Sejauh ini pengembang masih menanti kebijakan lain yang mampu meredam krisis.
“Dalam sebulan ke depan kami masih akan mencermati dampak krisis global dan melihat kebijakan yang diambil pemerintah dalam mengadapi krisis ini,” katanya kepada Bisnis hari ini.
Kelompok usaha Ciputra ini tengah menggarap mega proyek Ciputra World Jakarta di atas lahan 10 ha dengan investasi Rp 7triliun. Saat ini progres pembangunan proyek itu baru 15% dan diperkirakan rampung pada 2011.
Artadinata mengatakan dampak krisis ekonomi global dapat mempengaruhi proyek Ciputra World karena pasar ini ditujukan untuk masyarakat kalangan atas dan kalangan perusahaan atau korporat.
Dia khawatir perusahaan yang berencana ekspansi dan membutuhkan ruang kantor baru tertunda akibat krisis ini. “Sebagian besar penjualan properti di kelas ini dilakukan secara tunai, hanya beberapa saja yang kredit. Bagi kami dampak krisis global lebih diwaspadai dibandingkan kenaikan bunga dan pengetatan kredit,” jelasnya. (tw)
Sumber: Bisnis Indonesia

