KPR tetap jadi andalan pengembang di Jatim

Posted at October 22nd, 2008 by admin

SURABAYA (bisnis.com): Pengembang di Jatim akan tetap menjadikan KPR sebagai ujung tombak penjualan properti meski sejumlah bank mulai menaikkan suku bunga pinjaman tersebut.

Wakil DPD REI Jatim Totok Lucida mengatakan selama ini 80% penjualan properti baik perumahan, pergudangan, apartemen maupun perkantoran di Jatim menggunakan fasilitas KPR.

“Memang ada sebagian yang menerapkan sistem cicilan tunai selama satu tahun, khususnya untuk transaksi beberapa unit apartemen tetapi jumlahnya relatif kecil dibandingkan yang mengandalkan KPR,” ujar Totok yang juga Direktur Utama PT Mitra Griya Makmur.

Dia membenarkan jika sekarang ini banyak pengembang yang mengkhawatirkan adanya kebijakan uang ketat oleh perbankan sebagai dampak dari krisis finansial di Amerika Serikat. Pasalnya kebijakan seperti itu akan langsung berimbas pada kenaikan suku bunga. Padahal tidak sedikit konsumen tergiur membeli properti justru karena adanya tawaran bunga KPR yang masih terjangkau.

“Pendeknya KPR ini merupakan ujung tombak bagi pengembang untuk menggaet konsumen dan mereka akan selalu berharap bank tetap menyalurkan KPR dengan suku bunga yang masih reasonable.”

Menurut dia, selama ini suku bunga KPR masih di bawah 20%. Pengembang masih optimis proyeknya bisa terserap pasar kendati tidak secepat jika suku pinjaman tersebut berada di bawah 15%. Kebijakan suku bunga yang masih bisa dijangkau masyarakat ini penting, kata dia, untuk menghindari stagnan.

Dia membenarkan saat ini situasi perkenomian Indonesia berbeda dengan 1997-1998 ketika dilanda krisis. Saat ini pasar properti benar-benar stagnan dan bank kekurangan likuiditas sehingga suku bunga langsung melonjak di atas 20%. (tw)

Sumber: Bisnis Indonesia

Leave a Reply