DEPOK (bisnis.com): PT Jamsostek Cabang Depok membidik 500 lembaga penyelenggara pendidikan mulai dari sekolah anak usia dini hingga perguruan tinggi di daerah ini agar masuk menjadi peserta Jamsostek.
Kebid Pemasaran PT Jamsostek Cabang Depok Harri Kuswanda mengatakan sebagian besar lembaga pendidikan di daerah ini merupakan industri yang dikelola oleh sebuah yayayan. Lembaga pendidikan tersebut selama ini belum tersentuh produk Jamsostek padahal lembaga itu mempekerjakan orang.
“Kami tahun ini fokus untuk mengajak lembaga pendidikan menjadi peserta Jamsostek,” katanya hari ini.
Dia menjelaskan niat Jamsostek membidik sektor pendidikan agar menjadi peserta Jamsostek termasuk baru karena cabang-cabang lainnya belum menerapkan kendati peluang di sektor ini cukup bagus.
Menurut dia, hingga saat ini terdapat 500 sekolah swasta yang beroperasi di Depok mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, sementara setiap individu yang bekerja di lembaga tersebut harus dilindungi.
Dia menjelaskan pihaknya sudah melakukan berbagai langkah, salah satunya memberikan proposal kepada 300 sekolah mengenai kewajiban menjadi peserta Jamsostek dan berbagai keuntungan jika bergabung di BUMN itu.
Namun, respons lembaga pendidikan di daerah ini masih minim. Setidaknya baru 5% dari 300 sekolah yang baru memberikan respon positif, selebihnya belum melayangkan balasan. “Prioritas utama kami saat ini adalah mengajak pengelola lembaga pendidikan untuk bergabung menjadi peserta Jamsostek karena kami melihat perkembangan sektor pendidikan cukup pesat.” (tw)
Sumber: Bisnis Indonesia

