AIG mulai terima pinjaman kedua US$37,8 juta

Posted at October 16th, 2008 by admin

WASHINGTON (Associate Press): Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, pada Rabu sepakat menambah pinjaman kepada perusahaan asuransi terbesar American International Group Inc (AIG) senilai US$37,8 miliar, pinjaman yang kedua kalinya dari total US$85 miliar.

Dibawah program baru yang berupa penyelamatan sektor finansial (bailout), Federal Reserve Bank of New York akan menambah pinjaman senilai US$37,8 miliar dalam bentuk investment-grade, fixed income securities untuk cash collateral AIG? dari dana program bailout pemerintah US$700 miliar.

Pinjaman baru ini akan membantu AIG menyelamatkan dana demi kecukupan modal dasar, kata perusahaan asuransi ini yang berkantor pusat di New York.

Pada Senin, 6 Oktober 2008, sekitar US$37,2 miliar dalam bentuk surat berharga digelontorkan ke AIG,? setelah sebelumnya Fed berencana mengucurkan US$85 miliar sesaat setelah Lehman Brothers Holding Inc, bank investasi tertua di AS bangkrut pada bulan lalu. Sebagai gantinya, perusahaan asuransi raksasa ini harus memberikan porsi sahamnya sebesar 79,9% kepada pemerintah dan mengharuskan AIG melunasinya dalam 2 tahun dengan menjual aset.

Krisis kredit telah memporak-porandakan sektor finansial di negara Adidaya itu. Selain Lehman Brothers menyatakan bangkrut, AIG kesulitan dana, Merrill Lynch & Co jual aset ke Bank of America Corp.

Pada 30 September, membukukan US$62 miliar berbentuk fasilitas kredit, sekitar US$54 miliar diantaranya lenyap dalam bentuk kredit surat utang dan produk finansial AIG lainnya. Chief Executive AIG Edward Liddy pekan lalu mengatakan ketidakpastian ekonomi global yang menyebabkan perusahaan kesulitan dana.

Pekan lalu, AIG akan menjual sejumlah unit bisnis untuk membayar sebagian pinjaman dari pemerintah. Perusahaan tidak merinci aset yang mana saja yang akan dijual dengan harganya juga. Meskipun begitu, perusahaan menyatakan tetap melindungi para korban properti di AS dan pemegang polis asurasi umum AIG.

Para penegak hukum menginvestigasi bahwa AIG mencairkan polis asuransi dan menyediakan US$440.000 untuk para eksekutifnya lengkap untuk spa treatments, makan-makan, dan bermain golf. Sekretaris pers Gedung Putih Dana Perino pada Rabu mengatakan itu merupakan tindakan tercela.

AIG melalui pernyataannya pada Rabu mengatakan kegiatan bisnis itu sudah direncanakan sebelum 16 September 2008 ketika bailout digulirkan dan pemberian itu untuk para top agen asuransi jiwa bukan kepada kawyawan AIG. Dari 100 peserta hadir pada acara tersebut, hanya 10 karyawan AIG yang turut hadir.

Liddy lalu mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan Henry Paulson mengenai klarifikasi kondisi pada pertemuan bisnis tersebut. Dalam suratnya, Liddy mengatakan perusahaan sudah menghitung ulang seluruh biaya operasional.

Harga saham AIG ditutup turun 32 sen atau 9,1% menjadi US$3,19 pada perdagangan Rabu di bursa New York Stock Exchange.

Sumber: Bisnis Indonesia

Leave a Reply