MUNICH (Bloomberg): Munich Re, reasuransi terbesar di dunia, the world’s biggest reinsurer, menyampaikan penurunan laba sebesar 47% kuartal kedua akibat melosotnya nilai investasi.
Dalam pernyataan perusahaan melalui email, laba bersih mencapai 599 juta euro (US$929 juta) kuartal kedua yang berakhir 30 Juni, turun dari 1,14 miliar euro tahun sebelumnya. Munich Re menyediakan talangan 889 juta euro pada investasi ekuitas selama kuartal kedua yang disebabkan krisis pasar finansial di Eropa dan AS yang masih berlanjut.
Chief Executive Officer Nikolaus von Bomhard pada 25 Juli ketika bursa runtuh memaksa perusahaan menurunkan nilai investasi dan mengurangi perkiraan laba 2008. Situasi ini mengakibatkan saham Munich Re terpuruk dalam lima tahun. Angka laba itu mendekati? perkiraan von Bomhard pada 600 juta euro pekan lalu. Saham Munich Re naik 3,6% kemarin di bursa Frankfurt.
Penurunan laba juga dialami oleh Swiss Reinsurance Co, reasuransi terbesar kedua di dunia, sebesar 53%.(yn
Sumber: Bisnis Indonesia

